Tanah Datar - Menghirup udara segar pegunungan sambil mematangkan strategi pembangunan, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Daerah di alam terbuka. Acara yang mengusung tema 'Sinar Cinta' ini merupakan lanjutan dari gelaran serupa yang sukses dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Kali ini, keindahan Panorama Batudindiang di Nagari Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, menjadi saksi bisu pertemuan 181 pejabat eselon II dan III pada Jumat (17/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 18 April 2026 ini dirancang khusus untuk memperkuat sinergi antar instansi dan menumbuhkan komitmen kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa konsep rakor di alam terbuka ini sengaja dipilih untuk menciptakan suasana yang berbeda. Ia berharap, momentum ini dapat memupuk semangat kerja para ASN tanpa terhalang sekat birokrasi.
“Rakor di alam terbuka dengan tema Membangun Komitmen Kerja Keras, Ikhlas, dan Tuntas (Sinar Cinta) ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerja ASN tanpa sekat birokrasi, ” ujar Eka Putra, Jumat (17/04/2026).
Bupati Eka Putra menambahkan, pemilihan lokasi yang terbuka tanpa dinding diharapkan menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah. Hal ini juga bertujuan untuk mendorong para pejabat agar mampu meninggalkan ego sektoral demi tercapainya tujuan bersama dalam melayani masyarakat.
“Saya berharap Rakor Sinar Cinta ini menjadi jembatan dalam membangun komunikasi horizontal dan menciptakan satu irama kerja yang utuh, sehingga lahir semangat serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Tanah Datar, ” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Eka Putra menyoroti aspek efisiensi anggaran dari pelaksanaan kegiatan ini. Dibandingkan dengan penyelenggaraan rakor di hotel yang memakan biaya ratusan juta rupiah, konsep 'murah meriah namun mendekati mewah' ini terbukti jauh lebih hemat, berkat semangat gotong royong.
“Kalau dulu kita melaksanakan Rakor di hotel dengan biaya yang bisa mencapai ratusan juta rupiah, di sini kita bisa melaksanakannya dengan biaya jauh lebih hemat. Dengan semangat gotong royong, kita bisa tetap nyaman, bahkan bisa dibilang murah meriah namun mendekati mewah, ” tuturnya.
Tidak hanya fokus pada internal pemerintah, Bupati Eka Putra juga mengajak seluruh peserta untuk turut berperan aktif dalam mempromosikan potensi daerah, khususnya keindahan alam yang tersaji dari lokasi rakor yang memungkinkan pandangan ke tiga Luhak: Agam, Lima Puluh Kota, dan Tanah Datar. Promosi melalui media sosial masing-masing menjadi kunci di era digital ini.
Pimpinan DPRD Kabupaten Tanah Datar, Nurhamdi Zahari, turut memberikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memupuk kebersamaan. Ia menilai, sinergi lintas sektor yang melibatkan berbagai elemen, termasuk masyarakat, adalah kekuatan besar yang patut dijaga.(**)

Updates.